Kacamata pintar ini diproyeksikan akan bersaing ketat dengan EssilorLuxottica yang sebelumnya telah sukses memproduksi Ray-Ban Meta. Strategi Kering ini bukan tanpa alasan. Selain ingin mengikuti tren teknologi, mereka berusaha melindungi bisnis dari pergeseran selera mode global yang sempat memukul penjualan Gucci. Dengan menyisipkan teknologi canggih ke dalam produk gaya hidup, mereka berharap dapat menarik minat generasi muda yang haus akan inovasi digital.
- Integrasi AI yang lebih personal dalam perangkat wearable.
- Pengurangan ketergantungan pada layar fisik (Screenless Era).
- Kombinasi antara estetika fesyen kelas atas dan fungsionalitas teknologi.
- Pengembangan sensor biometrik yang lebih akurat untuk memantau kesehatan.
Meskipun Google belum memberikan komentar resmi terkait kerja sama dengan Gucci, visi Luca de Meo sangat jelas. Ia ingin meningkatkan margin laba operasi Kering dengan mendiversifikasi produk ke arah teknologi perhiasan dan kacamata pintar. De Meo percaya bahwa merek mewah harus beradaptasi dengan dunia yang semakin terfragmentasi dan multipolar, di mana produk klasik perlu diberi sentuhan modern agar tetap relevan di mata konsumen global.
Baca Juga :
Hadirnya berbagai inovasi dari kacamata pintar hingga chip otak menunjukkan bahwa industri sedang berada di titik balik. Masyarakat mungkin belum sepenuhnya meninggalkan ponsel mereka hari ini, namun fondasi menuju dunia tanpa HP sudah mulai terbentuk. Transisi menuju pengganti HP masa depan ini diprediksi akan mengubah total cara manusia berkomunikasi, bekerja, dan menikmati hiburan dalam beberapa tahun ke depan.