Untuk mendukung mobilitas harian, smartphone Android keyboard QWERTY ini mengandalkan baterai berkapasitas 4.050mAh. Walaupun angka ini terlihat standar, konsumsi daya pada layar 4 inci biasanya jauh lebih efisien dibandingkan ponsel layar besar. Unihertz mengklaim baterai tersebut mampu bertahan seharian penuh dalam penggunaan normal. Sektor keamanan pun terjaga berkat adanya pemindai sidik jari dan fitur pengenalan wajah (face unlock) yang responsif.
Unihertz memposisikan smartphone Android keyboard QWERTY sebagai alat produktivitas yang tangguh di tengah gempuran ponsel layar lebar. Di sektor fotografi belakang, terdapat dua kamera 50MP yang sudah dilengkapi kemampuan telefoto. Pengguna tidak perlu khawatir soal kualitas jepretan, karena sensor yang digunakan mampu menghasilkan detail warna yang akurat dan kontras yang seimbang, baik dalam kondisi cahaya terang maupun redup.
Baca Juga :
Mengenai harga, Titan 2 Elite dibanderol mulai dari USD 489 atau sekitar Rp 8,3 juta. Namun, bagi para pendukung awal di Kickstarter, tersedia harga promosi sebesar USD 389 atau kisaran Rp 6,6 juta. Untuk model Pro, harga normal berada di angka USD 579 atau Rp 9,8 juta, dengan diskon khusus pendukung awal menjadi USD 479 atau sekitar Rp 8,1 juta. Pengiriman unit kepada konsumen diperkirakan akan dimulai pada Juni 2026 mendatang.
Dengan segala fitur canggih dan desain ikonik yang ditawarkan, smartphone Android keyboard QWERTY ini menjadi angin segar bagi industri gadget yang mulai terlihat seragam. Bagi Anda yang mengutamakan produktivitas mengetik dan menginginkan perangkat unik yang berbeda dari orang lain, Unihertz Titan 2 Elite adalah pilihan yang sangat menarik untuk dilirik.