Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Wireless Charging Galaxy S26 Meningkat Pesat Berkat Qi 2.2.1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Wireless Charging Galaxy S26 Meningkat Pesat Berkat Qi 2.2.1

Olin Sianturi
Olin SianturiTim Redaksi TechnoNesia
Selasa, 10 Februari 2026 - 06:07 WIB
Wireless Charging Galaxy S26 Meningkat Pesat Berkat Qi 2.2.1

Bocoran Wireless Charging Galaxy S26.

Sumber Foto :smartprix
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Wireless charging Galaxy S26 series kabarnya akan membawa perubahan signifikan yang telah lama dinantikan oleh para penggemar setia Samsung. Bocoran terbaru yang muncul di permukaan memberikan sinyal kuat bahwa raksasa teknologi asal Korea Selatan ini tengah mempersiapkan peningkatan kecepatan pengisian daya nirkabel untuk lini flagship masa depan mereka. Informasi ini terungkap melalui dokumen sertifikasi yang mulai beredar di kalangan pemerhati gadget dunia.

Kabar mengenai peningkatan fitur ini pertama kali mencuat setelah perangkat yang diduga kuat sebagai jajaran Galaxy S26 muncul dalam listing situs Wireless Power Consortium (WPC). Dokumen tersebut memuat rincian teknis untuk tiga model utama, yakni Galaxy S26 versi standar, Galaxy S26 Plus, dan kasta tertingginya, Galaxy S26 Ultra. Ketiganya tercatat sudah mengantongi sertifikasi untuk standar terbaru dalam industri pengisian daya tanpa kabel.

Standar Qi 2.2.1 dan Kecepatan Wireless Charging Galaxy S26

Berdasarkan data dari WPC, wireless charging Galaxy S26 akan mengadopsi spesifikasi Qi 2.2.1. Peningkatan versi ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan membawa dampak nyata pada efisiensi distribusi daya. Standar Qi 2.2.1 memungkinkan perangkat menerima daya nirkabel hingga 20W atau bahkan lebih tinggi, tergantung pada optimasi perangkat keras yang dilakukan oleh produsen.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Data ini sejalan dengan rumor yang beredar sebelumnya bahwa Galaxy S26 Ultra bakal mendukung pengisian daya nirkabel hingga 25W. Jika prediksi ini akurat, maka Samsung akhirnya memberikan lompatan besar setelah bertahun-tahun tertahan di angka 15W pada generasi sebelumnya. Kecepatan 25W secara nirkabel akan menempatkan Samsung dalam posisi yang lebih kompetitif di pasar flagship Android, terutama saat bersaing dengan brand asal Tiongkok yang agresif dalam urusan teknologi pengisian daya.

Perbandingan dengan Generasi Pendahulu

Sebagai konteks, lini Galaxy S24 dan bocoran Galaxy S25 masih mengandalkan teknologi pengisian nirkabel yang relatif konservatif. Samsung selama ini sangat berhati-hati dalam meningkatkan kecepatan pengisian daya demi menjaga kesehatan baterai jangka panjang dan mencegah isu panas berlebih (overheating). Namun, dengan implementasi Qi 2.2.1, Samsung tampaknya telah menemukan cara yang lebih aman untuk mendorong batas kecepatan tanpa mengorbankan stabilitas perangkat.

Langkah ini juga dipandang sebagai upaya Samsung untuk menjawab kritik pengguna yang merasa pengisian daya flagship mereka tertinggal jauh dari kompetitor. Dengan 25W, durasi pengisian daya nirkabel dari 0 hingga 100 persen diprediksi akan terpangkas signifikan, memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna dengan mobilitas tinggi yang enggan repot dengan kabel charger.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Absennya Magnet Internal: Kabar Pahit Bagi Pengguna MagSafe

Meskipun membawa kabar gembira soal kecepatan, ada satu catatan penting yang mungkin mengecewakan sebagian calon pembeli. Laporan WPC menunjukkan bahwa sistem wireless charging Galaxy S26 tetap mematuhi Base Power Profile (BPP) dan bukan Magnetic Power Profile (MPP). Hal ini mengindikasikan bahwa Samsung kemungkinan besar belum menyematkan komponen magnet internal di dalam bodi ponsel.

BERITA TERKAIT

Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved