Artinya, Xiaomi sejak awal tampaknya memang menyiapkan XRING O3 untuk menghadapi kebutuhan perangkat generasi baru.
Jika chipset merupakan bagian yang bertugas mengolah data, memori memiliki peran penting dalam menyediakan data tersebut dengan cepat. Karena itu, penggunaan chipset baru bersama memori yang lebih cepat dapat memberikan keuntungan dibandingkan hanya meningkatkan salah satu komponen.
Baca Juga :
Terlebih pada smartphone lipat kelas premium, pengguna biasanya mengharapkan kemampuan multitasking yang lebih tinggi. Layar besar yang terbuka seperti tablet juga membuat perangkat semakin sering digunakan untuk menjalankan beberapa aplikasi sekaligus.
Dalam kondisi seperti itu, kombinasi XRING O3 dan LPDDR6 bisa menjadi salah satu fondasi performa Xiaomi 18 Fold.
Xiaomi 18 Fold Bisa Jadi Etalase Teknologi AI
Ada alasan lain mengapa penggunaan LPDDR6 pada perangkat lipat Xiaomi cukup menarik. Smartphone flagship saat ini semakin bergantung pada kemampuan AI.
Baca Juga :
Mulai dari pengeditan foto otomatis, pemrosesan gambar, fitur produktivitas, hingga berbagai fungsi AI generatif membutuhkan performa komputasi dan akses memori yang cepat.
Karena itu, LPDDR6 berpotensi memberikan keuntungan bukan hanya ketika pengguna membuka banyak aplikasi, tetapi juga saat menjalankan fitur AI yang membutuhkan pemrosesan data secara intensif.
Meski begitu, kecepatan memori bukan satu-satunya faktor penentu performa. Optimalisasi sistem operasi, kemampuan CPU dan GPU, serta desain software juga akan menentukan seberapa besar manfaat LPDDR6 bisa dirasakan pengguna.
Baca Juga :
Dengan kata lain, Xiaomi memiliki pekerjaan besar untuk memastikan seluruh komponen tersebut benar-benar bekerja secara optimal.
CXMT Mulai Tantang Samsung dan SK Hynix
Bagi CXMT, masuknya LPDDR6 ke smartphone komersial juga menjadi pencapaian penting. Perusahaan tersebut selama ini berusaha memperkuat posisinya di industri memori dan bersaing dengan pemain besar seperti Samsung dan SK Hynix.
Menjadi pemasok memori untuk smartphone pertama yang menggunakan LPDDR6 memberikan CXMT momentum yang cukup besar.
Baca Juga :
Apalagi, Xiaomi memiliki pasar yang luas dan jaringan produk yang kuat. Jika penggunaan LPDDR6 pada Xiaomi 18 Fold berjalan sukses, teknologi tersebut berpotensi mendapatkan perhatian dari produsen perangkat lain.
CXMT sendiri disebut telah mengirimkan sampel LPDDR6 kepada sejumlah pelanggan utama untuk pengujian. Pada saat yang sama, perusahaan masih berupaya meningkatkan kapasitas produksi massalnya.
Jadi, peluncuran Xiaomi 18 Fold nantinya bukan hanya penting bagi Xiaomi. Ini juga dapat menjadi pembuktian awal apakah LPDDR6 benar-benar siap memasuki era smartphone generasi berikutnya.
Baca Juga :
Xiaomi 18 Fold Meluncur September
Untuk saat ini, Xiaomi memang belum mengungkap seluruh spesifikasi Xiaomi 18 Fold. Namun, perusahaan telah memastikan bahwa perangkat lipat tersebut akan diperkenalkan pada September.
Peluncurannya akan berlangsung bersamaan dengan pengenalan SUV baru Xiaomi yang disebut SkyNomad.
Selain teknologi LPDDR6 dan chipset XRING O3, masih banyak informasi mengenai Xiaomi 18 Fold yang belum diketahui. Kapasitas baterai, konfigurasi kamera, desain engsel, ketebalan bodi, hingga harga menjadi beberapa hal yang masih ditunggu.










