Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Praktik Monopoli TikTok Shop Dilaporkan ke KPPU Terkait Logistik
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Praktik Monopoli TikTok Shop Dilaporkan ke KPPU Terkait Logistik

Iphan S
Iphan STim Redaksi TechnoNesia
Rabu, 22 April 2026 - 10:55 WIB
Praktik Monopoli TikTok Shop Dilaporkan ke KPPU Terkait Logistik

Praktik monopoli TikTok Shop

Sumber Foto :www.cnbcindonesia.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Praktik monopoli TikTok Shop kini menjadi sorotan tajam setelah Asosiasi Pengusaha Logistik E-commerce (APLE) resmi melaporkan platform ini ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Laporan tersebut mencuat karena adanya dugaan integrasi vertikal yang menguasai ekosistem distribusi dari hulu hingga hilir. Kondisi ini dianggap mengancam keberlangsungan pendapatan para pengantar paket dan pelaku jasa kurir lokal di Indonesia.

Kuasa hukum APLE, Panji Satria Utama, mengungkapkan bahwa platform asal China tersebut awalnya hanya berfungsi sebagai media sosial untuk berbagi video pendek. Namun, dalam perjalanannya, platform ini bertransformasi menjadi kekuatan digital raksasa yang merambah dunia perdagangan elektronik. Transformasi inilah yang kemudian memicu kekhawatiran mengenai dominasi pasar yang tidak seimbang.

Panji menjelaskan bahwa fitur belanja yang ada saat ini dapat diakses melalui kolom "keranjang" pada video beranda maupun kolom "shop" yang tersedia secara eksplisit. Integrasi yang terlalu dalam antara media sosial dan aktivitas jual beli ini dinilai melanggar batas-batas regulasi yang berlaku di tanah air. Pihak pelapor melihat adanya upaya penguasaan distribusi pasar yang menutup pintu bagi pemain lain.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Mengapa Praktik Monopoli TikTok Shop Dianggap Berbahaya?

Salah satu poin krusial dalam laporan ini adalah pelanggaran terhadap Permendag Nomor 31 Tahun 2023. Aturan tersebut secara tegas melarang platform media sosial memfasilitasi transaksi pembayaran di dalam ekosistem yang sama. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa platform tersebut masih menyediakan ruang luas bagi aktivitas jual beli digital lengkap dengan fasilitas pembayarannya.

Dugaan praktik monopoli TikTok Shop semakin kuat ketika melihat kebijakan pemilihan jasa pengiriman. Konsumen dan penjual dilaporkan tidak memiliki kebebasan untuk memilih jasa ekspedisi sesuai keinginan mereka. Platform tersebut diduga mengarahkan pengiriman barang hanya melalui mitra ekspedisi tertentu yang telah bekerja sama secara eksklusif.

Tindakan diskriminasi terhadap perusahaan ekspedisi lain ini jelas menutup peluang usaha bagi penyedia jasa logistik nasional. Ketika pilihan kurir dibatasi, perusahaan-perusahaan ekspedisi kecil dan menengah kehilangan potensi pendapatan yang signifikan. Hal ini menciptakan ekosistem tertutup yang hanya menguntungkan pihak-pihak di dalam lingkaran platform tersebut.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Dampak Integrasi Vertikal Terhadap Ekonomi Digital

Integrasi vertikal yang dilakukan memungkinkan platform untuk mengontrol segala aspek, mulai dari konten promosi, transaksi, hingga pengantaran barang ke tangan konsumen. Dalam jangka panjang, praktik monopoli TikTok Shop ini bisa mematikan kompetisi sehat di industri e-commerce. Jika satu pihak menguasai semua lini, maka tidak ada lagi ruang bagi inovasi dari pemain lokal.

Selain masalah logistik, APLE juga menyoroti adanya indikasi predatory pricing atau jual rugi. Penjual yang berada di dalam ekosistem platform tersebut seringkali menawarkan harga yang jauh di bawah harga pasar. Strategi ini diduga bertujuan untuk menyingkirkan pesaing yang tidak memiliki dukungan modal besar atau akses langsung ke rantai pasok global.

BERITA TERKAIT

Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved