Technonesia - Samsung resmi membawa Samsung Galaxy S26 FE ke pasar Indonesia. Generasi terbaru dari lini Fan Edition ini hadir dengan sejumlah peningkatan yang lebih banyak berfokus pada kamera, video, dan kecerdasan buatan (AI).
Berbeda dari sekadar mengejar spesifikasi, Samsung kali ini tampaknya ingin menjadikan Galaxy S26 FE sebagai perangkat yang mendukung aktivitas membuat dan mengedit konten.
Hal tersebut terlihat dari sejumlah fitur baru yang disiapkan untuk kamera depan maupun kamera belakang. Bahkan, beberapa fitur perekaman video yang diperkenalkan pada Galaxy S26 FE belum tersedia di generasi sebelumnya.
Baca Juga :
Di sisi lain, Samsung juga memperluas kemampuan Galaxy AI melalui fitur yang lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari. Mulai dari mengedit foto dengan perintah bahasa biasa hingga membersihkan suara bising dalam video.
Menariknya, meski sudah resmi meluncur di Indonesia, harga Galaxy S26 FE belum diumumkan Samsung. Namun, perusahaan sudah membuka program reservasi yang menawarkan potongan harga bagi konsumen yang melakukan pemesanan awal.
Samsung Galaxy S26 FE Fokus pada Kamera dan Video
Salah satu perubahan paling menarik pada Samsung Galaxy S26 FE terdapat di sektor kamera.
Baca Juga :
Samsung mengungkap bahwa berdasarkan data internal, pengguna Galaxy S25 FE cukup sering memanfaatkan kamera depan. Sebanyak 53,8 persen penggunaan kamera depan digunakan untuk mengambil foto, sedangkan 21,3 persen digunakan untuk merekam video.
Melihat kebiasaan tersebut, Samsung memberikan perhatian lebih pada pengalaman merekam menggunakan kamera depan maupun belakang.
Salah satu fitur barunya adalah My FanCam. Fitur ini memungkinkan kamera mengikuti orang yang sudah dipilih dan menjaga posisinya tetap berada di tengah frame selama proses perekaman.
Baca Juga :
Dengan begitu, pengguna tidak harus terus-menerus mengatur posisi kamera ketika orang yang direkam bergerak.
Fitur tersebut bisa terasa berguna untuk berbagai kebutuhan, mulai dari membuat video pendek, merekam aktivitas keluarga, hingga membuat konten media sosial.
Galaxy S26 FE Indonesia Punya Horizontal Lock
Selain My FanCam, Galaxy S26 FE Indonesia membawa fitur Super Steady Video with Horizontal Lock.
Baca Juga :
Sesuai namanya, fitur ini dirancang untuk menjaga garis horizon tetap rata ketika pengguna merekam video. Bahkan, sistem tersebut dapat mempertahankan orientasi gambar ketika ponsel bergerak atau berputar hingga 360 derajat.
Kemampuan ini menjadi salah satu pembeda dari Galaxy S25 FE yang belum memiliki fitur tersebut.
Bagi pengguna yang sering merekam sambil berjalan atau berpindah posisi, fitur stabilisasi semacam ini tentu bisa membantu menghasilkan video yang lebih nyaman ditonton.
Baca Juga :
Dengan demikian, Samsung tidak hanya meningkatkan kemampuan kamera melalui spesifikasi, tetapi juga mencoba membuat proses perekaman lebih mudah bagi pengguna.
Galaxy S26 FE Bawa Galaxy AI yang Lebih Praktis
Dari sisi software, Samsung Galaxy S26 FE menjalankan One UI 9 dan membawa sejumlah fitur Galaxy AI.
Salah satunya adalah Photo Assist. Fitur ini memungkinkan pengguna melakukan pengeditan foto menggunakan perintah dengan bahasa sehari-hari.
Pendekatan tersebut membuat proses edit foto terasa lebih sederhana. Pengguna tidak harus memahami setiap alat pengeditan secara manual untuk melakukan perubahan tertentu.
Selain itu, tersedia Audio Eraser yang dapat membantu mengurangi suara latar yang mengganggu pada video.
Menariknya, fitur Audio Eraser juga mendukung sejumlah aplikasi pihak ketiga, termasuk YouTube, Netflix, dan Instagram.
Kehadiran dukungan tersebut memperluas penggunaan AI. Jadi, teknologi yang ditawarkan Samsung tidak hanya bekerja di aplikasi bawaan, tetapi juga dapat membantu aktivitas pengguna pada sejumlah layanan populer.
Galaxy S26 FE Indonesia Bisa Scan Dokumen dan Kenali Objek
Samsung juga menambahkan Document Scan untuk kebutuhan pemindaian dokumen.
Fitur ini dapat membantu memindai sekaligus merapikan dokumen sehingga hasilnya lebih siap digunakan. Bagi mahasiswa, pekerja kantoran, atau pengguna yang sering berurusan dengan dokumen, fitur semacam ini cukup praktis.
Galaxy AI pada perangkat ini juga mencakup Now Brief dan Now Nudge.
Selain itu, ada Circle to Search with Google dan Gemini Live. Salah satu kemampuan yang ditonjolkan adalah Gemini Live yang dapat mengenali beberapa objek dalam satu tampilan.
Jika digunakan secara tepat, fitur-fitur tersebut bisa mengurangi langkah yang biasanya harus dilakukan pengguna secara manual.
Inilah yang menjadi salah satu perubahan penting pada ponsel AI saat ini. Kecerdasan buatan tidak hanya digunakan untuk menghasilkan konten, tetapi mulai membantu pengguna memahami, mencari, dan mengolah informasi dari apa yang mereka lihat di layar.
Layar Galaxy S26 FE 120Hz dengan Kecerahan 1.900 Nit
Untuk tampilan, Galaxy S26 FE Indonesia menggunakan layar berukuran 6,7 inci dengan refresh rate hingga 120Hz.
Refresh rate tersebut membuat perpindahan animasi, scrolling, dan sejumlah aktivitas di layar terasa lebih mulus dibanding panel dengan refresh rate standar.
Samsung juga menyebut tingkat kecerahan puncaknya mencapai 1.900 nit.
Angka tersebut dapat membantu visibilitas layar ketika perangkat digunakan di lingkungan dengan pencahayaan terang. Meski begitu, tingkat kecerahan dalam penggunaan sehari-hari dapat berbeda tergantung kondisi layar dan konten yang ditampilkan.
Ukuran 6,7 inci sendiri membuat perangkat cukup lega untuk berbagai aktivitas, termasuk menonton video, mengedit foto, hingga menjalankan aplikasi produktivitas.
Baterai Galaxy S26 FE 4.900mAh dan Charging 45W
Untuk sumber daya, Samsung membekali Galaxy S26 FE dengan baterai berkapasitas 4.900mAh.
Ponsel ini juga mendukung pengisian cepat 45W serta wireless charging 15W.
Kombinasi tersebut memberikan dua pilihan pengisian kepada pengguna. Pengisian kabel dapat digunakan ketika membutuhkan proses yang lebih cepat, sedangkan wireless charging menawarkan kemudahan ketika perangkat ingin diisi tanpa harus mencolokkan kabel langsung ke ponsel.
Namun, daya tahan baterai sebenarnya tidak hanya ditentukan oleh kapasitas. Optimasi chipset, layar, sistem operasi, dan pola penggunaan juga memiliki pengaruh besar.
Karena itu, performa baterai dalam pemakaian sehari-hari baru dapat dinilai setelah perangkat digunakan dalam kondisi nyata.
Samsung Galaxy S26 FE Dapat Dukungan Software Panjang
Satu hal yang cukup menarik bagi calon pembeli adalah komitmen Samsung terhadap dukungan software.
Samsung menjanjikan hingga tujuh generasi pembaruan sistem operasi serta tujuh tahun pembaruan keamanan.
Dukungan panjang tersebut membuat Galaxy S26 FE berpotensi tetap relevan dalam waktu yang cukup lama.
Bagi pengguna yang tidak sering mengganti smartphone, kebijakan ini bisa menjadi nilai tambah. Perangkat tidak hanya dibeli untuk digunakan selama satu atau dua tahun, tetapi memiliki peluang mendapatkan pembaruan software dalam periode yang jauh lebih panjang.
Galaxy S26 FE Hadir dalam Tiga Warna
Samsung menyediakan tiga pilihan warna untuk Galaxy S26 FE, yaitu Blueberry, Graphite, dan Pistachio.
Pilihan tersebut memberikan karakter yang berbeda. Blueberry dan Pistachio cenderung menawarkan tampilan yang lebih mencolok, sedangkan Graphite menjadi pilihan yang lebih aman bagi pengguna yang menyukai desain sederhana.
Namun, daya tarik utama Galaxy S26 FE tetap berada pada kombinasi kamera, fitur AI, dan dukungan software jangka panjang.
Harga Galaxy S26 FE di Indonesia Belum Diumumkan
Lalu, berapa harga Galaxy S26 FE di Indonesia?
Untuk saat ini, Samsung belum mengungkap harga resmi perangkat tersebut untuk pasar Tanah Air.
Meski demikian, konsumen yang sudah tertarik dapat mengikuti program Samsung Reservation+ yang berlangsung pada 1-10 September 2026.
Dalam program tersebut, konsumen perlu membayar deposit Rp100.000 untuk mendapatkan e-voucher Samsung Reservation. Voucher ini nantinya dapat digunakan untuk memperoleh tambahan potongan harga Rp500.000 ketika membeli Galaxy S26 FE.
Pembelian e-voucher dapat dilakukan melalui Samsung.com/id atau aplikasi Samsung Shop.
Cara Dapat Potongan Rp500 Ribu Galaxy S26 FE
Bagi konsumen yang ingin memanfaatkan program tersebut, langkahnya cukup sederhana.
Pertama, buka Samsung Reservation+ dan pilih opsi "Tambahkan ke troli" untuk membeli e-voucher Samsung Reservation senilai Rp100.000.
Setelah pembayaran selesai, kode e-voucher akan dikirim ke alamat email yang digunakan saat transaksi. Samsung menyebut kode tersebut dapat diterima maksimal 24 jam setelah pembayaran selesai.
Selanjutnya, gunakan kode e-voucher ketika melakukan pembelian Galaxy S26 FE untuk mendapatkan tambahan potongan harga sebesar Rp500.000.
Dengan skema tersebut, biaya reservasi Rp100.000 memberikan kesempatan mendapatkan diskon yang nilainya lima kali lebih besar ketika perangkat dibeli.
Namun, konsumen tetap perlu memperhatikan ketentuan program dan periode yang berlaku sebelum melakukan reservasi.
Samsung Galaxy S26 FE Lebih Menarik untuk Pembuat Konten
Kehadiran Samsung Galaxy S26 FE di Indonesia memperlihatkan arah yang cukup jelas dari lini Fan Edition terbaru.
Samsung tidak hanya meningkatkan spesifikasi dasar, tetapi juga memperkuat pengalaman kamera, video, dan AI. Fitur seperti My FanCam dan Horizontal Lock secara langsung menyasar pengguna yang sering membuat konten.
Sementara itu, Photo Assist, Audio Eraser, Document Scan, Gemini Live, dan fitur AI lainnya memberikan nilai tambah untuk aktivitas sehari-hari.
Ditambah layar 120Hz, baterai 4.900mAh, pengisian 45W, wireless charging 15W, serta dukungan software hingga tujuh tahun, Galaxy S26 FE memiliki paket yang cukup lengkap.
Meski begitu, satu informasi penting masih ditunggu, yaitu harga resminya di Indonesia.
Samsung sudah membuka reservasi mulai 1 September 2026, sehingga kemungkinan informasi harga dan konfigurasi lengkap akan menjadi penentu apakah Galaxy S26 FE benar-benar menarik di kelasnya.
Untuk saat ini, satu hal yang cukup jelas: Samsung ingin Galaxy S26 FE Indonesia menjadi smartphone Fan Edition yang tidak hanya mengandalkan nama besar seri Galaxy, tetapi juga menawarkan pengalaman kamera dan AI yang lebih berguna bagi pengguna.